Reading
Add Comment
Flash Back--
Malu mengungkap rasa
Lidah kelu mengucap kata
Namun berdampingan denganmu ada asmara
Malam jangan cepat pulang
Indahmu ada tempat di jiwa
Cemara tetap temani dua hati
Sayang...malam kita indah Bulan tertusuk Cemara
Sayang... Tetaplah pundakku jadi sandaran kepalamu ...
Bulan Tertusuk Cemara menjadi saksi kita beesama hidup dimasa depan..
---Ciwidey, 1983---
Bambang Rustandi
No comments:
Post a Comment